KENAPA CEWEK CENGENG, COWOK PEMBOHONG?
Buku Why Men Lie and Women Cry yang ditulis Allan dan Barbara Pease,
menyinggung dua kecenderungan wanita dan pria yaitu, wanita suka menangis dan
pria gemar berbohong.
Secara mengejutkan Allan dan Barbara menyebutkan, tangis
wanita sebenarnya cara untuk memeras orang lain secara emosional.
Mereka
menangis sebagai reaksi terhadap suatu situasi, dan mengetahui bahwa hal itu
akan membuat orang lain merasa bersalah mengenai diri mereka sendiri.
Ini
sebuah mekanisme kontrol yang entah secara sengaja atau tidak dilakukan.
Tujuannya untuk memaksa orang lain - suami, anak, kekasih, orangtua, atau teman
- melakukan sesuatu yang sesuai keinginan wanita.
Menurut Allan dan Barbara,
pria lebih sering menjadi korban pemerasan secara emosional daripada menjadi
pelaku. Di buku yang sama diungkapkan, pria cenderung berbohong.
Psikolog A. Kasandra Oemarjoedi tidak sependapat dengan apa yang dinyatakan
Allan dan Barbara.
Buku itu tidak sepenuhnya bisa dijadikan patokan. "(Sikap)
manipulatif tidak monopoli wanita saja..
Buktinya, sering justru pria yang
memanipulasi wanita. Sementara tak sedikit wanita yang berbohong dan pria yang
menangis.
Menangis bagi saya adalah karunia.
Mungkin memang ada wanita yang
menggunakan tangisnya sebagai manipulasi, tetapi ada pula yang tidak.
Memang diperlukan dasar pengetahuan mengenai perbedaan wanita dan pria.
Karena bagi saya keduanya jelas berbeda. Secara fisik dan hormonnya saja sudah beda.
Tapi perbedaan itu bukan berarti lawan atau yang satu lebih baik dari yang lain.
Dulu simbol wanita dilambangkan cawan dan pria pedang. Ketika keduanya bersatu,
disimbolkan dengan bintang."
Namun, jawaban yang paling ampuh dari semua pertanyaan mengenai perbedaan
antara pria-wanita itu adalah otak.
Dari beberapa penelitian mengenai otak, ada
benang merah yang merujuk pada satu hal: otak wanita dan pria beda. Padahal,
otaklah yang membentuk cara kita melihat, mendengar, mencium, dan merasa.
Saraf-saraf dari organ perasa berhubungan langsung dengan otak yang kemudian
diterjemahkannya.
Hasil penelitian yang dilakukan Dr. Louann Brizendine
menyimpulkan, pengendali rasa pikiran manusia itu memiliki jenis kelamin (brain
sex).
Wanita terlahir dengan otak wanita dan pria terlahir dengan otak pria.
Tidak ada otak unisex.
Otak berbeda begitu manusia dilahirkan dan otak inilah
yang akan mengatur rangsangan-rangsang an, nilai-nilai, dan tindakan mereka.
Allan dan Barbara Pease memberi istilah perbedaan otak pria-wanita karena
jaringan-jaringan kabelnya berbeda di mana pada otak wanita terdapat corpus
collosum (kabel penghubung antara belahan otak kiri dan kanan) yang lebih tebal
sekitar 30% daripada pria.
Pakar neuorologi, Roger Gorski, menambahkan, pria
dan wanita menggunakan bagian-bagain otak yang berbeda ketika melakukan tugas
yang sama.
Otak wanita sejak dini sudah disiapkan (dengan rangkaian kabel-otak
yang dimilikinya) untuk mengungkapkan "kecakapan berbicara" sebagai bentuk
utama ekspresi.
Hormon estrogen wanita juga memicu pertumbuhan sel-sel saraf
dengan penghubung yang lebih banyak lagi di dalam otak dan diantara kedua
belahan.
Hal ini menjelaskan mengapa wanita dapat melakukan banyak pekerjaan
dan atau aktivitas yang tidak saling berhubungan.
Wanita memang lebih
multitasking. Contohnya, wanita bisa memasak sambil menelpon dan menonton
televisi.
Sedangkan otak pria dikonfigurasikan memang
untuk satu hal dalam satu waktu karena sedikitnya jumlah serat penghubung
antara otak kiri dan otak kanan.
contohnya, pria akan menghentikan mobil
terebih dahulu sebelum membaca penunjuk jalan
laki-laki kerap mengganti-ganti saluran televisi.
laki-laki memang bisa
menonton 3 film sekaligus tanpa tau semua ceritanya.
Sementara wanita akan gelisah ketika kehilangan beberapa bagian saja dalam satu episode sinetron.
ungkapnya.
Perbedaan ini dikarenakan otak pria berorientasi pada penyelesaian
masalah.
Karena itu ia ingin segera mengetahui akhir cerita secepatnya, dengan
cara mengganti-ganti saluran.
Dengan begitu, ia dapat menganalisis masalah
dalam tiap program dan mempertimbangkan penyelesaiannya.
Selain itu pria
cenderung melupakan masalahnya sendiri dengan melihat masalah orang lain. Itu
sebabnya pria menonton acara berita enam kali lebih banyak ketimbang wanita.
"GOD hears more than u say, GOD answers more than u ask & GOD gives more than u
desire ; realize it"
Rabu, 21 Januari 2009
kenapa cewe cengeng dan cowo pembohong?
Diposting oleh superdiva_bernama_aurora di 19.49
Label: ssst......tau gag?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar