CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Senin, 13 April 2009

how gay are you?

How Gay are U ?

How gay are you? Pernahkah teman atau bahkan kamu sendiri

mengemukakan pertanyaan tersebut? Kalau belum, segeralah bertanya. Ini

penting. Dari pertanyaan tersebut kita bisa mengetahui posisi kita

dalam struktur hirarki peradaban gay.
















How gay are you? Pernahkah teman atau bahkan kamu sendiri mengemukakan pertanyaan tersebut? Kalau belum,
segeralah bertanya. Ini penting. Dari pertanyaan tersebut kita bisa mengetahui posisi kita dalam struktur hirarki
peradaban gay. Berikut sepuluh chart struktur hirarki tersebut.


Peringkat 10: Gay Wanna Be


Kabar baiknya, semua pria di dunia ini memiliki potensi menjadi gay. Ketika mereka memuji ketampanan seorang
pemain sinetron pria di TV, hal tersebut sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan potensi ke-gay-an lelaki tersebut.
Selamat!


Peringkat 09: Gay Denial


Jenis pria yang satu ini mungkin sudah pernah melakukan seks dengan laki-laki lain. Satu-satunya yang menghalangi
dia untuk menjadi gay seutuhnya adalah ketakutannya akan norma dan nilai yang ada di masyarakat. To be honest,
mereka menikmati seks dengan pria.


Peringkat 08: Open Eye Gay


Ketika seorang pria telah melewati fase penyangkalan, matanya akan terbuka lebar melihat bagaimana dunia gay
sebenarnya. It's not too scary, though. Jadi, kenapa tidak kita menerima kenyataan bahwa kita adalah laki-laki yang
menyukai laki-laki. Toh tidak ada pihak yang dirugikan dengan fakta tersebut, bukan?


Peringkat 07: Having Fun Gay


Pada fase ini, seorang gay sudah dapat menikmati seks dengan pria dalam arti yang sesungguhnya. Dalam fase ini
pula, mereka mengeksplor berbagai pengalaman baru dalam dunia gay, especially sex. Way to go!


Peringkat 06: Take Benefit Gay


Tingkatan ini bagi mereka yang memiliki naluri bisnis. So, mereka membisniskan seks dalam dunia gay. Ta da...
Ternyata peminatnya banyak juga. Sah sah saja hal ini dilakukan, baik secara profesional maupun amatiran. No one will
ever judge.


Peringkat 05: Gay Proud To Be


Tahap ini dialami oleh mereka yang secara sengaja maupun tidak terungkap identitas ke-gay-annya oleh orang lain
terutama keluarga. Ya, tidak ada yang dapat mereka lakukan kecuali meng-iya-kan dirinya gay dan dia bangga atas
pilihanya tersebut. Ingat, gay bukan kriminal, drugs addict, ataupun pecandu alkohol yang harus disadarkan dengan
hukuman atau sejenisnya.


Himpunan Abiasa
http://www.abiasa.org Menggunakan Joomla! Generated: 13 April, 2009, 08:23
Peringkat 04: Gay Extravaganza


Adalah tempat berkumpul para gay yang se-faham bahwa tidak ada lagi yang perludi sembunyikan dengan identitasnya.
Mereka bebas berekspresi dan berkreasi. Dunia entertaintment adalah lingkungan yang saat ini sudah dapat menerima
keberadaan gay pada tingkatan ini. Well, lingkungan lain akan menyusul.


Peringkat 03: Super Gay


Pria jenis ini tidak mempermasahkan lagi preferensi seksualnya. Dia gay dan dia nyaman dengan hal itu. Ia tidak peduli
orang mengatakannya banci karena toh dia bisa melakukan seks dengan wanita dan kalau mau jujur ketrampilannya di
ranjang mengalahkan pria hetero. Dia mungkin menikmati seks dengan wanita, tapi toh dia memilih seks dengan pria
sebagai preferensi seksualnya.


Peringkat 02: Thankfull Gay


Menjadi gay yang mensyukuri ke-gay-an-nya bukanlah sesuatu yang mudah. Kebanyakan pria gay hanya menggali sisi
ke-gay-an mereka untuk bersenang-senang, dalam hal seks misalnya. Menjadi gay yang bersyukur adalah dengan
memposisikan diri sebagai seseorang yang diterima masyarakat karena kontribusinya yang berarti bagi lingkungan
sekitar tanpa harus kehilangan jati dirinya sebagai gay.


Peringkat 01: Gay Exclusive


Ya, mereka adalah laki-laki yang secara sadar dan logis memilih menjadi gay dan tidak menginginkan selain itu. Pada
tahap ini, mereka telah memikirkan pernikahan, membina rumah tangga, serta membesarkan anak yang mereka
dapatkan dari hasil adopsi misalnya. Ah, apalagi yang kurang?

[www.didolizious.blogspot.com]

Himpunan Abiasa
http://www.abiasa.org Menggunakan Joomla! Generated: 13 April, 2009, 08:23

0 komentar: